Sebut Covid-19 dan Narkotika Ancaman Serius, Wapres: Dampaknya Multi Dimensi

Felldy Utama ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 13:23 WIB
Sebut Covid-19 dan Narkotika Ancaman Serius, Wapres: Dampaknya Multi Dimensi

Wakil Presiden Ma`ruf Amin saat kuliah umum di Universitas Mataram, NTB, Rabu (19/2/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengatakan covid-19 dan narkotika menjadi kombinasi ancaman serius bagi bangsa Indonesia saat ini. Apalagi menurutnya penyalahgunaan narkotika di Indonesia justru meningkat saat ini dibanding tahun sebelumnya.

Hal itu diungkapkan orang nomor dua di Indonesia ini saat memberikan sambutan di acara puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 yang digelar secara virtual, Jumat (26/6/2020). Ma'ruf menyebut keduanya sebagai musuh bersama bangsa Indonesia dan dunia.

"Saat ini kita semua dihadapkan pada musuh bersama yang harus dihindari yaitu covid-19 dan narkotika. Keduanya merupakan ancaman serius. Dampaknya multi dimensi," kata Ma'ruf.

Mantan Rais A'am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu menjelaskan jika Covid-19 dan Narkotika telah menjadi ancaman serius yang telah merambah ke unit terkecil masyarakat yakni keluarga. Oleh sebab itu dia menekankan Keluarga menjadi kunci pemberantasan keduanya.

"Penanganan narkotika dan covid-19 membutuhkan standar yang sama, yaitu untuk memberi jaminan dan melindungi hak-hak masyarakat agar dapat hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal," ujarnya.

Ma'ruf melanjutkan, masa adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi covid-19 telah memaksa seluruh elemen bangsa untuk mengadakan berbagai penyesuaian. Mulai dari penyesuaian cara berpikir, hingga penyesuaian perilaku baru dengan protokol kesehatan yang ketat. Semuanya menuntut inovasi-inovasi baru yang harus disertai kepatuhan hukum dan disiplin tinggi.

Adapun tema yang diangkat dalam peringatan HANI 2020 ini adalah "Hidup 100% di Era New Normal. Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia Tanpa Narkoba". Ma'ruf menilai pemilihan tema ini sangat tepat.

"Artinya kita semua harus berupaya bertahan hidup 100 persen dengan tetap sadar, sehat, produktif, dan bahagia," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama