Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tahukah Anda, Komputer Tertua di Dunia Gunakan Kalender Lunar untuk Pelajari Bintang
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Bulan Februari, Kenapa Jumlah Harinya Lebih Sedikit?

Senin, 30 Januari 2023 - 11:20:00 WIB
Sejarah Bulan Februari, Kenapa Jumlah Harinya Lebih Sedikit?
Kalender 2023 (Foto/Freepik).
Advertisement . Scroll to see content

Pada zaman Kaisar Julius Caesar, dia menetapkan bahwa 1 tahun terdapat 365 atau dan 366 hari, yang setiap 4 tahun sekali disebut sebagai tahun kabisat. Perubahan ini dilakukan karena menurut Caesar, perhitungan Numa Pampilius masih tidak tepat. 

Julius Caesar menetapkan bulan Februari memiliki 29 hari dan di setiap tahun kabisat menjadi 30 hari. Masa kepemimpinan terus berganti, kemudian Julius Caesar digantikan oleh Kaisar Agustus, yang kemudian mengubah nama bulan Sextilis menjadi Augustus untuk mengabadikan namanya. 

Dia juga mengubah bulan Augustus yang tadinya hanya berjumlah 30 hari menjadi 31 hari. Augustus juga mengurangi hari di bulan Februarius untuk menambahkan hari di bulan Augustus. Jadi, Februarius hanya berjumlah 28 hari dan 29 hari di tahun kabisat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut