Sejarah Munculnya Gunung Anak Krakatau, Lahir dari Bawah Laut usai Sang Ibu Mengamuk Dahsyat
Di bawah permukaan laut, magma kembali bergerak dan material vulkanik mulai membangun tubuh gunung baru.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut aktivitas erupsi pasca pembentukan Anak Krakatau mulai terjadi pada 1927, ketika tubuh gunung api masih berada di bawah permukaan laut.
Dengan kata lain, proses kelahiran Anak Krakatau berlangsung secara bertahap.
Material hasil aktivitas vulkanik terus keluar dari bawah laut. Endapan lava, abu dan material vulkanik lainnya kemudian menumpuk di sekitar pusat erupsi.
Kerucut Anak Krakatau mulai terbentuk pada akhir 1927 di antara bekas kerucut Danan dan Perbuwatan.
Muncul dari Laut
Perlahan, tumpukan material vulkanik tersebut semakin tinggi hingga akhirnya menembus permukaan laut. Menurut Badan Geologi, tubuh Gunung Anak Krakatau mulai muncul ke permukaan laut pada 1929.