Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah! Bad Bunny Ubah Panggung Super Bowl 2026 Jadi Altar Pernikahan
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah VOC Masuk ke Indonesia, Latar Belakang dan Tujuannya

Sabtu, 06 Mei 2023 - 17:35:00 WIB
Sejarah VOC Masuk ke Indonesia, Latar Belakang dan Tujuannya
Sejarah VOC masuk ke Indonesia (Dok. Kemdikbud)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejarah VOC masuk ke Indonesia merupakan bagian penting yang harus diketahui setiap siswa. Lantas, bagaimana sejarah masuknya VOC ke Indonesia? Berikut informasinya.

Sebelum membahas sejarahnya, ketahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan VOC. VOC adalah Vereenigde Oostindische Compagnie yang merupakan perkumpulan dagang Belanda yang memonopoli perdagangan di Asia.

Perusahaan ini menjadi perusahaan multinasional pertama di dunia dengan memperkenalkan sistem distribusi saham. Le Maire adalah salah satu pemegang saham terbesar VOC saat itu. 

Walaupun VOC merupakan persekutuan badan dagang, organisasi ini cukup istimewa karena didukung oleh negara dan diberi fasilitas yang cukup istimewa (hak octroi). Hak tersebut tampak dalam hal diperbolehkannya VOC untuk memiliki tentara, memiliki mata uang, bernegosiasi dengan negara lain, hingga diperbolehkan untuk menyatakan perang. 

Adanya hak istimewa ini digunakan demi tujuan menyingkirkan Portugis dan Spanyol yang saat itu masih menguasai Nusantara. Selain itu, untuk memaksa penguasa Jawa melakukan transaksi perdagangan hanya dengan VOC.

Sejarah VOC Masuk ke Indonesia dan Latar Belakangnya

Awal mula terbentuknya VOC adalah saat terjadinya persaingan sengit antara para pedagang Belanda dengan para pedagang Portugis dan Spanyol. Persaingan ini terlihat pada harga rempah-rempah yang ditetapkan. Namun, di sisi lain, harga rempah-rempah di Eropa menurun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut