Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : GRIB Jaya Siap Buat Laporan Polisi soal Kabar Kericuhan 27 Agustus
Advertisement . Scroll to see content

Sekjen GRIB Jaya Klarifikasi soal Kematian Bambang di Pejompongan: Bukan Kami yang Mukulin

Selasa, 01 September 2026 - 09:31:00 WIB
Sekjen GRIB Jaya Klarifikasi soal Kematian Bambang di Pejompongan: Bukan Kami yang Mukulin
Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar membantah kabar yang menyebut anggotanya terlibat dalam aksi pemukulan hingga menewaskan Bambang Setiyawan (60), pedagang cermin saat kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026) malam. Dia menuding massa pedemo yang melakukan pemukulan tersebut.

"Katanya ada yang meninggal dipukulin. Ya mungkin teman-teman lihat di TikTok ada yang meninggal dipukulin, itu bukan GRIB yang mukulin, itu pedemo yang mukulin," kata Zulfikar dalam video yang diunggah lewat akun Instagram @gribjaya_id, dilihat Senin (1/9/2026).

Dia menegaskan, pelaku pengeroyokan Bambang bukan anggota GRIB Jaya. Menurutnya, lokasi kejadian juga berbeda dengan tempat anggota GRIB Jaya melakukan pengamanan swakarsa pada malam tersebut.

"Jadi ini seperti yang saya sampaikan sama ketua-ketua DPC semua, supaya dapat memahami situasi yang sebenarnya terjadi. Tidak Ada. Itu yang mati dipukulin itu bukan oleh GRIB, tapi oleh pedemo sendiri," ujarnya.

Zulfikar juga membantah anggota GRIB Jaya yang melakukan pengamanan swakarsa terlibat dalam aksi kekerasan. Dia menyebut anggotanya justru mendapat provokasi dan lemparan batu dari massa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut