Sekjen GRIB Jaya Klarifikasi soal Kematian Bambang di Pejompongan: Bukan Kami yang Mukulin
"Teman-teman yang Pam Swakarsa pada malam hari itu sejatinya tidak melakukan kekerasan, tapi terjadi provokasi, diprovokasi, ditantang-tantang, dan dilempari oleh batu. Jadi kita dilempari batu," katanya.
Zulfikar bahkan menduga batu yang digunakan untuk melempari anggota GRIB telah dipersiapkan sebelumnya. Dia menyebut bentuk batu yang ditemukan di sejumlah titik memiliki model serupa.
"Batu yang mereka pakai itu adalah batu cetakan dari semen, dan di setiap titik batunya modelnya sama, berarti mereka sudah menyiapkan semua itu," tuturnya.
Diketahui, Bambang diduga dikeroyok ketika hendak mengecek lampu tokonya yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah. Berdasarkan keterangan warga dan rekaman video yang beredar, Bambang disebut diseret dari kawasan gang menuju jalan raya sebelum mengalami kekerasan hingga tidak sadarkan diri.
Editor: Rizky Agustian