Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, KemenPPPA: Langkah Tepat!
Advertisement . Scroll to see content

Seru Banget! KemenPPPA Hidupkan Lagi Permainan Tradisional lewat Festival Anak Bermain

Minggu, 08 November 2026 - 11:52:00 WIB
Seru Banget! KemenPPPA Hidupkan Lagi Permainan Tradisional lewat Festival Anak Bermain
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi hidupkan lagi permainan tradisional ke anak zaman now. (Foto: Mei Sada Sirait)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Permainan tradisional yang dahulu menjadi bagian dari keseharian anak-anak Indonesia kini mulai diperkenalkan kembali di tengah era digital. Di saat anak semakin akrab dengan gadget, permainan rakyat hadir sebagai alternatif hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengajak mereka aktif bergerak dan berinteraksi secara langsung.

Upaya menghidupkan kembali permainan rakyat tersebut dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melalui Festival Anak Bermain di kawasan Car Free Day (CFD), Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Dalam festival tersebut, sedikitnya 18 jenis permainan tradisional diperkenalkan kepada anak-anak dan masyarakat. Beragam permainan itu mengajak peserta untuk mencoba aktivitas fisik sekaligus mengenal kembali kekayaan budaya yang tumbuh di berbagai daerah Indonesia.

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengenalkan kembali permainan tradisional. (Foto: Mei Sada Sirait)
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengenalkan kembali permainan tradisional. (Foto: Mei Sada Sirait)

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengatakan, permainan tradisional memiliki peran penting dalam mengenalkan budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan kembali memiliki ketertarikan terhadap permainan yang menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.

"Untuk mengembalikan lagi untuk anak-anak kami cinta kepada kebudayaannya sendiri. Salah satunya melalui permainan tradisional yang berbasis kearifan lokal," ujar Arifa saat ditemui iNews.id di lokasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut