Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikaitkan dengan Demo 27 Agustus, Kubu Budi Arie Sindir Relawan Prabowo: Terlalu Halu
Advertisement . Scroll to see content

SETARA Desak Polisi Bongkar Aktor di Balik Kekerasan Ormas saat Demo: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

Kamis, 03 September 2026 - 14:08:00 WIB
SETARA Desak Polisi Bongkar Aktor di Balik Kekerasan Ormas saat Demo: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan
Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi mendesak polisi mengusut keterlibatan ormas saat demo 27 Agustus 2026. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - SETARA Institute mendesak Kepolisian mengusut tuntas keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam aksi kekerasan massa demo di Jakarta dan Yogyakarta. Polisi diminta tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengungkap pihak yang mengorganisasi, memerintahkan, membiayai, atau memprovokasi aksi tersebut.

Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi menilai tindakan menghalangi atau melakukan kekerasan terhadap warga yang sedang menyampaikan aspirasi merupakan pelanggaran terhadap hak konstitusional. Menurut dia, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak sipil dan politik yang dijamin konstitusi.

Karena itu, tidak boleh ada kelompok mana pun, termasuk ormas, yang merasa memiliki kewenangan menentukan siapa yang boleh menyampaikan pendapat di ruang publik.

"Ruang publik adalah ruang demokrasi, bukan ruang yang dapat dikendalikan oleh kekuatan massa atau kelompok tertentu," kata Hendardi dalam pernyataannya, Kamis (3/9/2026).

Hendardi juga mengapresiasi kinerja Kepolisian dalam mengawal sejumlah aksi demonstrasi belakangan ini. Dia menilai penanganan aparat relatif lebih baik dibandingkan demonstrasi pada akhir Agustus 2025 yang menimbulkan korban dari kalangan masyarakat maupun petugas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut