Sidang Praperadilan, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Bongkar Tarif Rp980 Juta untuk 3 Titik Dapur MBG
"Pak Naim itu kakak kandung Bapak Safrie Syamsuddin. Dia punya mantu yang namanya Ibu Winda. Ibu Winda ini mengusahakan untuk mendapatkan titik. Terus dia bicara sama saya, 'saya sudah bayar Rp980 juta untuk mendapatkan tiga titik kepada atas nama Bapak Catur'. Atas nama Bapak Catur," kata Pusung.
Pusung mengatakan nomor telepon Catur sempat diberikan kepadanya. Namun, saat dihubungi, orang tersebut disebut sudah tidak dapat dihubungi.
"Waktu itu ada nomor teleponnya Catur itu tapi setelah kita hubungi dia udah enggak bisa lagi dihubungi Pak Catur itu. Dia mengatakan kepada Ibu Winda bahwa 300 juta untuk Waka Pusung dan yang lainnya itu untuk dua Waka yang lainnya," ucap Pusung.
Pusung membantah menerima uang tersebut. Dia meminta dugaan keterkaitan Catur dengan tim verifikator ditelusuri lebih lanjut.
"Pertanyaan saya adakah connecting Catur dengan tim verifikator salah satu tim verifikator? Analisa saya sepertinya ada karena kata Ibu Winda setelah saya bayar langsung dicontreng pak. Contreng biru itu artinya sudah bisa membangun titik sudah di-ACC. Ini sebenarnya yang harus dikejar ini biar orang itu yang enggak bener itu biar enggak berkeliaran dia di luar," tuturnya.