Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Blak-blakan! Mahfud MD Ungkap Alasan Polri Dilepaskan dari Kementerian Hankam
Advertisement . Scroll to see content

Soal Sirekap Tak Sinkron, Mahfud: Masih Ndak Karuan juga, Perlu Diaudit

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:31:00 WIB
Soal Sirekap Tak Sinkron, Mahfud: Masih Ndak Karuan juga, Perlu Diaudit
Mahfud MD (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD menyebut Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) masih tak karuan. Hal itu diucapkan Mahfud saat menyampaikan dirinya belum berkoordinasi dengan pihak lain di luar partai soal hasil suara di TPS tak sinkron dengan Sirekap.

"Belum (ada koordinasi), itu kan baru usul saya dan usul masyarakat. Ini kan digitalnya sampai sekarang masih, Sirekap itu kan masih ndak karuan juga," kata Mahfud di kediamannya di Taman Patra Kuningan XII, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2024). 

Mahfud mempertanyakan proses atau sistem pemeriksaan data dari masing-masing TPS di seluruh wilayah, sebelum akhirnya diunggah ke Sirekap. Mahfud menilai, perlu ada audit sistem oleh lembaga independen jika mau objektif.

"Katanya sudah diaudit oleh yang berwenang. Kapan diaudit dan dalam bentuk seperti apa auditnya tentu ada sertifikasinya ya," katanya.

"Nah kalau memang mau objektif ya audit digital forensiknya itu oleh lembaga independen. Oleh para ahli komputer, kan sudah banyak tuh di bidang itu. Perguruan tinggi, kemudian yang profesional di lapangan juga banyak," sambungnya.

Menurut Mahfud, proses audit dari pihak independen menjadi penting. Terlebih kesalahan terjadi secara menyeluruh dan bervariasi.

"Karena kesalahannya tuh berulang-ulang sampai hari ini dan terjadi di berbagai tempat. Kalau kesalahannya dua atau tiga, ini puluhan dan bervariasi. Oleh sebab itu audit itu menjadi penting," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut