Sofyan Basir Divonis Bebas, Begini Reaksi KPK

Aditya Pratama ยท Senin, 04 November 2019 - 14:18 WIB
Sofyan Basir Divonis Bebas, Begini Reaksi KPK

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Sofyan Basir divonis bebas majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Sofyan divonis bebas karena tidak terbukti memfasilitasi pertemuan antara anggota Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih, politikus Partai Golkar Idrus Marham, dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif menuturkan, sikap resmi akan diambil setelah mendapat laporan dari jaksa penuntut umum (JPU).

"Nanti jaksa KPK akan melaporkan kepada kami setelah itu kami akan mendiskusikan secara internal dan biasanya sih, saya ndak bisa mendahului apa, tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa membuktikan itu," ujar Laode di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

BACA JUGA:

Kaget Sofyan Basir Divonis Bebas, Jaksa KPK Pelajari Putusan Hakim

Mantan Dirut PLN Sofyan Basir Divonis Bebas

Laode menambahkan, proses banding perlu waktu. Biasanya, para jaksa dari KPK saat menghadapi vonis bebas akan menyampaikan pikir-pikir kepada hakim. "Ya kan permohonan banding itu perlu waktu. Punya waktu antara sehari, dua hari, tiga hari. Biasanya jaksa-jaksanya datang ke kantor dulu untuk itu pasti mereka ambil sikap pikir-pikir," katanya.

Sebelumnya, salah satu JPU KPK Ronald F Worotikan mengaku kaget dengan putusan majelis hakim yang diketuai Hariono itu. "Secara psikologis memang kami kaget ya dengan putusan ini. Tapi kami menghormati putusan majelis. Kami akan mempelajari putusan untuk menentukan langkah selanjutnya," ujar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/11/2019).

Dia mengatakan, jaksa KPK akan mempelajari terlebih dahulu putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor. "Yang jelas kami mempelajari putusan hakim dulu, baru menyatakan sikap. Dari putusan itu akan mempelajari dulu pertimbangan-pertimbangannya," katanya.

Ketua Majelis Hakim Hariono menyatakan Sofyan Basir tidak terbukti memfasilitasi pertemuan antara anggota Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih, politikus Partai Golkar Idrus Marham, dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Sofyan Basir tidak terbukti secara sah dan meyakinkan sebagaimana dakwaan pertama dan kedua," kata Ketua Majelis Hakim Hariono di dampingi hakim anggota saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019).

‎Hakim juga menyatakan Sofyan Basir tidak terbukti melanggar Pasal 12 a atau Pasal 11 juncto Pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 56 ke-2 KUHP.


Editor : Djibril Muhammad