Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto Akui Bahas Hak Angket Gibran dengan PKS: Jadi Pemimpin Harus Konstitusional, Bukan karena Orang Tua
Advertisement . Scroll to see content

Soroti Dominasi Oligarki, Hasto Ungkap Pesan Megawati: Pelajari Lagi Marhaenisme Bung Karno

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:56:00 WIB
Soroti Dominasi Oligarki, Hasto Ungkap Pesan Megawati: Pelajari Lagi Marhaenisme Bung Karno
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyoroti ketertindasan rakyat dan dominasi oligarki dalam ekonomi saat menghadiri Kongres ke-X Gerakan Pemuda Marhaen di Jakarta, Rabu (28/10/2026). (Foto: iNews/Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

Dia juga mengungkapkan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar para kader GPM mempelajari kembali pemikiran Bung Karno, mulai dari gagasan tentang marhaenisme hingga proses perumusan Pancasila.

"Ibu Megawati berpesan betul agar dipelajari kembali seluruh pemikiran-pemikiran Bung Karno tentang marhaenisme, bagaimana kemudian kontemplasi dari Bung Karno hingga melahirkan Pancasila sebagai life line dari tata dunia baru. Jadi, Pancasila oleh Bung Karno itu ditempatkan sebagai puncak dari berbagai dialektika ideologi," ucap Hasto.

Hasto menjelaskan, Pancasila memiliki karakter yang berbeda dari ideologi kapitalisme dan liberalisme. Dia menekankan Pancasila sebagai dasar pemikiran yang membebaskan rakyat dan umat manusia dari belenggu penjajahan.

"Karena melalui Pancasila tidak dikenal istilah penjajahan. Pancasila justru membebaskan rakyat, umat manusia, bangsa, dari berbagai belenggu-belenggu penjajahan itu," ucapnya.

Hasto turut menyinggung sejarah marhaenisme yang menurutnya kurang mendapat ruang dalam diskursus publik selama Orde Baru hingga era reformasi. Dia menilai Kongres GPM menjadi momentum untuk meluruskan kembali sejarah pemikiran tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut