SPPG Mustikasari Bekasi Bantah Video Viral Menu MBG Hanya Ubi dan Pisang
Selanjutnya, kata Ageng, evaluasi ke depan akan difokuskan pada penguatan sosialisasi kepada orang tua murid agar tidak terjadi kesalahpahaman serupa. Sejumlah poin terkait keberlanjutan Program MBG juga telah dicantumkan sebagai bahan perbaikan.
Sementara itu, PIC MI Nurul Anwar, Azizah dalam mediasi tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada SPPG atas kejadian tersebut. Dia menambahkan bahwa unggahan video oleh wali murid memicu kesalahpahaman karena menyebut menu kering diberikan untuk dua hari.
"Sebelumnya kami memohon maaf kepada pihak SPPG Mustikasari bahwa tindakan dari kejadian ini dari wali murid kami yang mem-posting video bernarasi menu keringan itu dua hari, padahal kenyataannya itu (buat) satu hari. Itu pun saya sudah komunikasi dengan pihak-pihak tersebut," kata Azizah.
Para wali murid yang sempat mengunggah video tersebut juga telah melakukan klarifikasi ulang di media sosial. Selain itu, pihak SPPG telah memberikan tambahan menu pengganti dan melakukan pemesanan baru sebagai bentuk tanggung jawab.
"Mereka juga sudah mengklarifikasi dan mem-posting kembali apa yang mereka dapatkan. Tadi juga hari ini sudah mendapatkan tambahan menu pengganti hari Sabtu dan sudah dibuat pesanan baru lagi," ucapnya.
Sebelumnya ramai di media sosial, video yang menjadi sorotan publik terkait menu yang diterima oleh penerima manfaat peserta didik di Bekasi, jauh dari standar kelayakan serta dijatah untuk konsumsi dua hari. Adapun menu tersebut berupa satu buah pisang, setengah potongan ubi ungu, dan kental manis dalam kemasan plastik.
Editor: Aditya Pratama