Status Gunung Bromo Masih Waspada di Tengah Kebakaran Hutan
Selain itu, masyarakat, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Bromo diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya letusan freatik.
“Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Bromo agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba - tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang signifikan,” ucap Lana.
Badan Geologi juga meminta pemerintah daerah dan BPBD di kabupaten sekitar Gunung Bromo terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Bromo di Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Dia memastikan pemantauan perkembangan kebakaran hutan dan evaluasi tingkat aktivitas Gunung Bromo akan terus dilakukan.
“Pemantauan progress kebakaran hutan dan evaluasi tingkat aktivitas Gunung Bromo akan dilakukan secara berkala atau sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan,” kata dia.
Lana menyampaikan, masyarakat dapat memantau informasi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Bromo dan gunung api lainnya di Indonesia melalui aplikasi Magma Indonesia atau situs magma.esdm.go.id.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Editor: Aditya Pratama