Terungkap! Bayi asal Jabar Dijual Rp250 Juta Lebih ke Singapura Modus Adopsi
BANDUNG, iNews.id – Polisi mengungkap praktik keji sindikat perdagangan manusia yang memperdagangkan bayi-bayi asal Jawa Barat ke Singapura dengan dalih adopsi. Fakta mengejutkan terkuak, setiap bayi dijual hingga lebih dari 20.000 Dolar Singapura atau setara dengan Rp250 juta lebih.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar mencatat sebanyak 25 bayi asal Jabar telah menjadi korban jaringan keji ini. Dari jumlah itu, 15 bayi telah dijual, 4 bayi hilang dan 8 bayi berhasil diselamatkan.
"Harga jual bayi lebih dari 20.000 dolar Singapura. Itu kami temukan dari akta notaris yang kami sita dari rumah tersangka Siu Ha alias SH," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan, Kamis (31/7/2025).
Para pelaku merekrut orang tua bayi melalui media sosial. Bayi dibeli dari orang tua kandung dengan kisaran harga hanya Rp11 juta hingga Rp16 juta, lalu dijual berkali lipat ke luar negeri.
"Penawaran dilakukan melalui video call, jika cocok, bayi dikirim ke Pontianak untuk urus dokumen, lalu diberangkatkan ke Singapura," kata Surawan.