Terungkap! Riset ITB Sebut Banjir Sumatra Dipicu Hujan Ekstrem Siklon Senyar
Perwakilan BMKG dalam forum tersebut juga menegaskan bahwa fenomena Siklon Tropis Senyar merupakan kejadian sangat jarang yang memicu hujan ekstrem di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh.
Kombinasi hujan ekstrem dan longsor kemudian memicu banjir bandang, termasuk di Desa Garoga, Tapanuli Selatan.
Akademisi ITB dari Kelompok Keahlian Geologi, Dr Ahmad Imam Sadisun, menambahkan longsor banyak terjadi pada zona Toba Tuff dengan kemiringan sangat curam di hulu DAS Garoga.
Dari sisi geomorfologi, area tambang PT AR yang lokasinya jauh dan berada di sub-DAS berbeda dipastikan tidak berkontribusi terhadap banjir di Desa Garoga.
Secara prinsip aliran, air tidak mungkin mengalir dari elevasi lebih rendah menuju wilayah yang lebih tinggi. Sementara PT TBS disebut berada di luar DAS Garoga.
CENAGO menegaskan penggunaan data geospasial berketelitian tinggi sangat penting dalam pengambilan keputusan kebencanaan.
Pendekatan berbasis sains dinilai krusial agar setiap kesimpulan penyebab bencana tersusun objektif, terukur, dan proporsional.
“Masih ada pekerjaan rumah sangat besar, yaitu penggunaan data dan informasi, seperti data geoscience, bagi penelaahan dan pengambilan keputusan berbagai masalah,” ujarnya.
Editor: Donald Karouw