Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemprov DKI Ubah Sistem Pengelolaan Sampah, Metode Open Dumping di Bantargebang Berakhir 2029
Advertisement . Scroll to see content

TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, Volume Turun 500 Ton per Hari

Kamis, 03 September 2026 - 13:17:00 WIB
TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, Volume Turun 500 Ton per Hari
Pramono menyebut volume sampah Jakarta yang masuk TPST Bantargebang turun sekitar 500 ton per hari setelah lokasi tersebut hanya menerima sampah residu. (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI JakartaPramono Anung mengungkap volume sampah dari Jakarta yang masuk ke TPST Bantargebang menurun sekitar 500 ton per hari. Penurunan tersebut terjadi setelah Bantargebang hanya menerima sampah residu.

Pramono mengatakan, kondisi tersebut merupakan salah satu progres positif dalam penanganan sampah Jakarta, terutama setelah diterbitkannya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.

"Seperti yang sudah saya sampaikan, dengan Ingub Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pilah Sampah, sekarang ini ada penurunan angka cukup signifikan di Bantargebang. Turun kurang lebih 500 ton per hari," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Politisi PDIP itu menambahkan, penurunan volume sampah tersebut berkaitan dengan kebijakan TPST Bantargebang yang kini hanya menerima sampah residu. Artinya, sampah yang masih dapat dipilah dan dimanfaatkan tidak seluruhnya berakhir di tempat pemrosesan akhir tersebut.

Di sisi lain, Pramono menyoroti persoalan penumpukan sampah di sejumlah lokasi yang menurutnya berkaitan dengan jasa pengelolaan sampah swasta.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut