Tradisi unik Menyambut Bulan Ramadan di Berbagai Negara, dari Aljazair sampai Turki
Selama Ramadan, pasar malam akan selalu ramai dikunjungi pembeli untuk mencari segala macam keperluan. Mulai dari makanan, pakaian, sepatu, sandal, perhiasan, aksesori dan sebagainya. Selain itu, Ramadan juga dijadikan ajang kampanye menarik perhatian pendukung bagi tokoh-tokoh India.
Tradisi Ramadan di Armenia lebih banyak didominasi oleh tradisi orang-orang Kurdi dan Azeris yang menjadi sebagian besar populasi Muslim di sana. Muslim Kurdi yang sebagian besar menganut paham Suni (mazhab Syafi’i) di Yerevan akan pergi ke Masjid Biru (Gok Jami) untuk menunaikan salat tarawih dan mendengarkan kuliah ke-Islaman.
Bagi muslim di Armenia merupakan bulan penyucian jiwa, di mana Muslim diharuskan untuk melakukan refleksi diri, pengabdian kepada Allah dan pengendalian diri. Sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat yang Allah berikan, mereka banyak bersedekah bagi yang mampu serta banyak berdoa untuk mereka yang kurang beruntung.
Tradisi unik menyambut bulan Ramadan di berbagai negara dari Turki adalah menonton teater setelah salat Tarawih. Biasanya anak-anak akan berbondong-bondong menonton pertunjukan teater dan pertunjukan musik.
Pada malam Ramadan akan sering diadakan pertunjukan-pertunjukan yang memiliki nilai Islami. Selain itu, masyarakat Turki juga melakukan tradisi bertukar hidangan saat berbuka puasa dengan tujuan menjalin kebersamaan dan berbagi di kalangan Muslim. Sehingga tidak ada lagi umat Muslim di Turki yang kelaparan ketika berbuka.
Demikian tradisi unik menyambut bulan Ramadan di berbagai negara. Tradisi tersebut dilakukan secara meriah dan kompak di berbagai negara. Apa kamu ingin coba salah satu tradisi itu?
Editor: Puti Aini Yasmin