Tujuh Fakta Wiranto Ditusuk, dari Pisau Ninja hingga Korban Pejabat Pertama

Okezone, Ilma De Sabrini, Aditya Pratama ยท Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:02 WIB
Tujuh Fakta Wiranto Ditusuk, dari Pisau Ninja hingga Korban Pejabat Pertama

Menko Polhukam Wiranto ditusuk orang di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). (Foto: istimewa)

Berikut fakta-fakta Wiranto ditusuk oleh dua terduga pelaku :

1. Abu Rara Tusuk Wiranto Secara Membabi Buta

Abu Rara menusuk Wiranto secara membabi buta. Aksi itu dilakuka secara tiba-tiba saat Wiranto turun dari mobilnya. Saat itu, Wiranto hendak pulang menggunakan heli setelah melakukan kunjungan di sebuah kampus daerah Pandeglang, Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wiranto sempat bertemu dan menerima aspirasi dari Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Mathlaul Anwar, Banten.‎ Setelah mendengarkan aspirasi dari mahasiswa, Wiranto berjanji akan menyampaikan ke Presiden Jokowi.

2. Wiranto Diserang Pasutri yang Diduga Jaringan Teroris

Wiranto diserang dua terduga pelaku Abu Rara (31) dan FA (21) yang diduga terpapar ISIS. Abu Rara merupakan terduga yang melakukan penusukan terhadap Wiranto.

FA dan Abu Rara diduga merupakan pasangan suami istri (pasutri) jaringan teroris. Keduanya disinyalir teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Sebelum bergabung di JAD Bekasi, Abu Rara pernah ada di dalam jaringan JAD Kediri.

Polisi menduga keduanya telah terpapar paham radikal ISIS sehingga nekat melakukan penyerangan terhadap Wiranto.

3. Wiranto Ditusuk Menggunakan Pisau Ninja (Kunai)

Abu Rara dan istrinya FA menggunakan senjata tajam berupa pisau ninja (kunai) untuk menusuk Wiranto. Kunai merupakan pisau asal Jepang yang‎ digunakan untuk melakukan penyerangan jarak dekat.

Kunai merupakan alat ninja yang menyerupai pisau berujung lancing dan sering digunakan untuk memanjat ataupun menggali tanah. Kunai kerap berukuran kecil sekira 10-15 sentimeter.

Polisi menyita dua buah kunai dari tangan pelaku penyerang Wiranto. Kunai yang disita polisi tampak dibalut kain merah di bagian pegangannya.

Editor : Djibril Muhammad

Halaman : 1 2 3 Tampilkan Semua