Unand Kalahkan UI dan ITB dalam Kinerja Penelitian
Mantan kepala Bappenas itu menuturkan, pemeringkatan tersebut bisa jadi belum sempurna. Akan tetapi, paling tidak universitas-universitas harus mulai berani membandingkan posisi mereka masing-masing.
“Jangan hanya pikirkan yang terbaik di universitasnya sendiri. Lihat juga perguruan tinggi lain. Pemeringkatan itu konsekuensi logis untuk penelitian secara umum,” katanya.
Dia menjelaskan, selain sebagai rangking universitas secara keseluruhan, pemeringkatan ini akan mempermudah pemerintah untuk memberi penugasan penelitian nasional, baik yang cocok untuk lima tahunan maupun tahunan.
Sementara Itu, Deputi Pengembangan Riset dan Pengembangan Kemristek/BRIN, Muhammad Dimyati mengatakan, lompatan Unand memang luar biasa. Komponen-komponen yang menentukan yakni sumber daya peneliti, manajemen penelitian, luaran atau output, revenue generating dikelola dengan baik.
Kemristek/BRIN menghitung dari jumlah sumber daya peneliti seperti doktor, rektor atau guru besar yang semakin banyak, lalu luarannya juga semakin banyak. Akibatnya memang secara menyeluruh fasilitas penelitian di perguruan tinggi semakin baik, dan ini memicu juga kualitas lainnya, tidak hanya pada penelitian tetapi ke pendidikan hingga pengabdian masyarakat.