Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Update! 333.470 Kasus ISPA akibat Karhutla, 75.172 Menyerang Balita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:07:00 WIB
Update! 333.470 Kasus ISPA akibat Karhutla, 75.172 Menyerang Balita
Kabut asap menyelimuti Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (21/10/2026). (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

Selain puskesmas, pemerintah menyiapkan 360 rumah sakit rujukan dan 87 laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas) untuk mendukung penanganan dampak kesehatan akibat karhutla.

Pemerintah daerah juga telah menyediakan 491 rumah oksigen di wilayah masing-masing. Kemenkes turut memantau kesiapan tenaga kesehatan, termasuk 18.547 dokter umum serta dokter spesialis mata, paru, telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), serta dermatologi, venereologi, dan estetika (DVE).

Masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat dapat mengakses layanan Public Safety Center (PSC) 119.

Kualitas Udara Memburuk

Selain memantau peningkatan kasus ISPA, Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kualitas udara di wilayah terdampak karhutla. Pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada 22 Oktober 2026 pukul 08.40 WIB menunjukkan sejumlah daerah berada dalam kategori hitam atau berbahaya, dengan konsentrasi PM2.5 di atas 300.

Partikel halus PM2.5 dalam asap dapat masuk jauh ke saluran pernapasan. Paparan asap karhutla juga dapat menyebabkan iritasi mata, memperburuk asma dan penyakit paru, serta meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular, terutama pada kelompok rentan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut