Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Atlet Panjat Tebing Probolinggo Meninggal saat Padamkan Karhutla Bromo
Advertisement . Scroll to see content

Viral Api Membara dari Bawah Tanah di Palangka Raya Kalteng, BNPB Buka Suara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:56:00 WIB
Viral Api Membara dari Bawah Tanah di Palangka Raya Kalteng, BNPB Buka Suara
Api membara dari bawah tanah di Palangka Raya, Kalteng. (Foto: Instagram/@asrulputrananda)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Media sosial (medsos) diramaikan dengan video yang memperlihatkan kebakaran bawah tanah hingga memunculkan lubang berisi kobaran api di Kalimantan. Fenomena ini membuat petugas dan relawan kesulitan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Video tersebut diunggah akun Instagram @asrulputrananda. Pengunggah merupakan relawan yang saat itu bersama petugas lainnya berupaya memadamkan karhutla di wilayah Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Inilah disebut kebakaran bawah tanah, bara api bawah tanah, lubang api, dan ini yang terjadi di kebakaran di tanah Kalimantan, saya berada di Palangkaraya Kalteng, menyaksikan perjuangan relawan rescue rumah zakat Kalbar memadamkan api, Senin 12 Oktober 2026 jam 22.00 WIB,” tulis keterangan dalam akun tersebut sebagaimana dilansir, Jumat (16/10/2026).

Dalam video itu, kobaran api terlihat menyala dari dalam lubang tanah. Petugas di lokasi berjibaku memadamkan api dengan menyemprotkan air langsung ke sejumlah titik di area tersebut.

Pengunggah juga menyampaikan apresiasi kepada petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

"Semua sudah berjuang, terima kasih BPBD, TNI, polri, Manggala Agni, kPH, damkar gabungan, relawan dan pihak yang terlibat, doakan Kalimantan tengah, pray for Kalimantan,” tulisnya kembali.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan, fenomena kebakaran bawah tanah tersebut dapat terjadi ketika api membakar lahan gambut. Api bisa terus menyala di bawah permukaan meskipun bagian atas tanah terlihat sudah padam.

“Fenomena lubang api bawah tanah pada kebakaran lahan gambut di Kalimantan merupakan bentuk ground fire atau api bawah permukaan. Lahan gambut tersusun atas tumpukan material organik tebal yang kaya akan gas metana,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan saat dihubungi.

Kondisi tersebut memungkinkan bara api atau smoldering terus merambat di bawah permukaan tanah. Ketika lapisan material organik di dalam tanah habis terbakar, terbentuk rongga yang dapat mengeluarkan asap dan pijar api.

“Sifatnya yang tersembunyi dan minim radiasi panas tinggi di permukaan membuat api bawah tanah ini sulit terdeteksi oleh citra satelit pemantau hotspot biasa,” ujarnya.

Berton menjelaskan, pemadaman api bawah tanah dilakukan melalui pembasahan menyeluruh atau ground soaking. Metode ini dapat menggunakan teknik penyuntikan air (water injection) hingga ke kedalaman gambut dengan pipa bertekanan tinggi.

“Bila memungkinkan, langkah ini dikombinasikan dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bersama BMKG dan TNI untuk memicu hujan buatan di titik-titik yang sulit dijangkau satgas darat,” ucap Berton.

Selain itu, upaya menjaga lahan gambut tetap basah dilakukan melalui optimalisasi sumur bor dan penutupan sekat kanal guna mempertahankan tinggi muka air tanah.

BNPB juga menekankan pentingnya membatasi akses masyarakat ke lokasi terdampak. Struktur tanah yang tersisa setelah terbakar dapat menjadi sangat rapuh dan rawan ambles, sehingga berisiko membuat warga terperosok ke dalam rongga yang masih menyimpan bara panas.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut