Wamenkumham Sebut Pengesahan RKUHP Ubah Mindset Masyarakat tentang Penegakan Hukum

Raka Dwi Novianto · Rabu, 30 Desember 2020 - 07:59:00 WIB
Wamenkumham Sebut Pengesahan RKUHP Ubah Mindset Masyarakat tentang Penegakan Hukum
Wamenkumham Eddy Hiariej menyebut pengesahan RKUHP penting untuk mengubah mindset masyarakat tentang penegakan hukum. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau akrab disapa Eddy Hiariej mengatakan pentingnya mengubah mindset terkait kasus pidana agar tidak lagi berorientasi pada keadilan retributif. Menurutnya hal tersebut bisa diakomodasi melalui pengesahan rancangan kitab undang-undang hukum pidana menjadi KUHP.

Hal itu disampaikan Eddy dalam diskusi bertajuk 'Catatan Akhir Tahun Dan Menatap Hukum Masa Depan' yang digelar secara daring, Selasa (29/12/2020). Eddy menjelaskan model keadilan retributif menyatakan ketika seseorang melakukan kejahatan, maka hukuman yang diterima oleh pelaku merupakan hukuman yang ditujukan untuk membalas perbuatan kejahatan yang telah dilakukan pelaku.

"Mengapa demikian? Saya kasih contoh konkret, masyarakat kita itu mindsetnya ketika berkaitan dengan kasus pidana, yang mereka mau tuh pelakunya ditangkap dihukum seberat-beratnya. Jadi apa? Masyarakat kita, even aparat penegak hukum yang ada mindset-nya apa? Keadilan retributif, keadilan pembalasan padahal new paradigm in the world regarding criminolog," ujar Eddy.

Eddy menekankan paradigma baru yang berkaitan dengan hukum pidana secara universal itu tidak lagi berorientasi pada keadilan retributif. Menurutnya hal itu kini digantikan konsep keadilan korektif, keadilan restoratif, dan keadilan rehabilitatif.

"Dan ini akan terjawab ketika rancangan kitab undang-undang hukum pidana itu disahkan menjadi KUHP," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2