Wawancara Eksklusif Ahmad Dhani dengan Munarman, Tunjukkan Foto Anggota FPI Tewas Ditembak Polisi
"Sekarang kita anggap ini (pelaku penembakan) Kepolisian. Di Kepolisian ini petugas yang tidak berseragam itu ada dua unit. Satuan Intelkam, sama Satuan Reserse. Kalau Intelkam dia betul-betul surveillance, pendekatannya saya tidak mendekati secara fisik, dan kedua melakukan pembicaraan atau penggalangan. Biasa kita dipanggil untuk bicara kan, apalagi dalam demo-demo. Kalau dai surveillance-nya oleh Satuan Reserse maka dia dalam rangka penegakan hukum. Kalau dalam rangka penegakan hukum, 'Saudara Ahmad Dhani kami minta untuk...' makanya kita masih menjadi misteri ilahi," kata Munarman.
"Jadi kita serba tidak jelas tujuannya apa, tapi tiba-tiba ini disebut petugas kepolisian. Sudah mulai penegakan hukum tak jelas dalam upaya mem-framing keenam syuhada ini yang melakukan penyerangan framing awalnya," katanya.
Dhani kemudian menegaskan, "Tapi kan tidak ada?"
Munarman menjawab, "Justru itu mereka mengira bisa mem-framing seperti itu, tapi setelah kita dengarkan tidak ada. Akhirnya mereka tidak pernah menunjukkan kartu identitas sebagai anggota polisi. Mereka tidak menunjukkan surat tugas. Mereka tidak menggunakan sirine. Mereka tidak menggunakan alat pengeras suara."
Dhani bertanya lagi, "Artinya tak ada bunyi sirine mobil?"
"Tidak ada," jawab Munarman.
"Tidak ada teriakan bahwa mereka polisi, tidak ada penunjukan identitas sebagai kartu, seperti kita lihat di film-film Amerika mereka (polisi) menunjukkan kartu.
Munarman mengatakan bahwa dua anggota DPR dari Partai Gerindra, Romo Syafi'i dan Fadli Zon ikut mengurus jenazah 6 Laskar FPI. "Cukup berbangga juga. Teman-teman, Partai Gerindra masih oke," kata Dhani.
Dari percakapan itu, Dhani mengaku tidak kuat. "eggak kuat saya terus terang. Semoga ada titik terang dalam kasus ini. Semoga yang pasti 6 syuhada ini mati sahid, insyaallah. Dan sebenarnya kalau kita paham benar ilmu agama tidak perlu sedih," kata Dhani.
"FPI bangga punya syuhada ini, terutama untuk keluarga yang ditinggalkan, saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Tapi saya juga ingin mengucapkan betapa bangganya orang tua mereka ini memiliki anak-anak seperti mereka," kata suami Mulan Jameela ini.
Editor: Kurnia Illahi