Menjaga Helm agar Tidak Terpapar Virus, Ini yang Harus Diperhatikan

Riyandy Aristyo ยท Senin, 08 Juni 2020 - 11:27 WIB
Menjaga Helm agar Tidak Terpapar Virus, Ini yang Harus Diperhatikan

Helm bisa menjadi salah satu media penyebaran bakteri dan virus bila tidak diperhatikan kebersihannya. (Foto: Chapmoto)

JAKARTA, iNews.id - Di masa transisi PSBB menuju era New Normal, ojek online (ojol) diperbolehkan mengangkut penumpang dengan syarat wajib memakai helm pribadi. Agar helm tidak terpapar virus, apa yang harus diperhatikan?

Executive Director RSV Helmet, Richard Ryan mengatakan, helm bisa menjadi salah satu media penyebaran bakteri dan virus bila tidak diperhatikan kebersihannya. Jika helm sering digunakan, minimal dibersihkan sekali seminggu.

"Misalnya, kita pakai helm sebulan tanpa dibersihkan, itu kuman, bakteri dan virus akan menempel terlalu lama. Minimal, cuci helm seminggu sekali," ujarnya saat dihubungi iNews.id, beberapa waktu lalu.

Jika pemilik helm malas mencuci helm sendiri, bisa dibawa ke jasa pencucian helm yang sudah banyak saat ini. Namun, mencuci helm sendiri juga mudah dilakukan karena teknologi helm saat ini sudah canggih.

"Pada helm dengan fitur removable padding itu lebih gampang mencucinya, karena bagian dalam bisa dilepas," kata Richard.

Membersihkan bagian dalam helm juga tidak boleh sembarangan. Jangan langsung direndam air sabun lalu disikat karena dapat merusak kepadatan busa helm, menurunkan kenyamanan fungsi helm tersebut.

"Supaya padding helm tak rusak, pakai cairan pembersih helm yang dijual di pasaran. Cukup disemprotkan ke busa helm yang sudah dilepas kemudian dilap pakai kain fiber," ujar Richard.

Dia menambahkan, demikian pula bagian kaca dan tempurung bisa dilap menggunakan cairan khusus yang juga banyak dijual di pasaran agar tidak baret atau kusam.

Editor : Dani Dahwilani