Mesin Lebih Kecil, Ini Alasan Oli Mobil LCGC Harus Lebih Encer

Dani M Dahwilani ยท Rabu, 10 Agustus 2022 - 19:49:00 WIB
Mesin Lebih Kecil, Ini Alasan Oli Mobil LCGC Harus Lebih Encer
Mesin mobil LCGC lebih kecil dan ringkas membuat celah antar komponen di dalam mesin cenderung sempit serta rapat. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pasar mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) masih memiliki market tersendiri di Indonesia. Meskipun pemain di segmen ini sudah berkurang tapi penjualan mobil LCGC masih cukup mendominasi penjualan mobil di Indonesia. 

Pada semester pertama 2022 ini, penjualan LCGC masih menyumbang 16,1 persen dari total penjualan mobil di nasional. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencarat pada Juni 2022 penjualan (wholesales) LCGC didominasi Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Honda Brio, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla. 

Ini membuat industri pendukungnya berlomba-lomba untuk menghadirkan produk bagi mobil LCGC. Salah satunya adalah produk perawatan mesin seperti oli alias pelumas (lubricants) yang memang membutuhkan spesifikasi khusus untuk mobil LCGC.

Berdasarkan regulasi, mobil LCGC harus memenuhi persyaratan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) minimal 20 km/liter. Untuk itu, pemilik mobil LCGC harus memperhatikan pelumas tidak jauh dari spesifikasi pabrikan. 

Technical Specialist PT Pertamina Lubricants, Brahma Putra Mahayana mengatakan untuk mobil LCGC seperti Calya, Sigra dan juga Honda Brio diharuskan menggunakan spesifikasi pelumas encer dengan SAE 0W-20 atau 0W-30. Umumnya ada identitas “Eco” pada pelumas tersebut. 

“Memang untuk mobil-mobil LCGC itu harus menggunakan pelumas khusus, karena mesin yang kecil dan ringkas sehingga membuat celah antar komponen di dalam mesin cenderung sempit atau rapat,” ujar Brahma, dalam keterangan pers, Rabu (10/8/2022).

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda