Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Pria Ngaku Aparat Marah hingga Acungkan Pistol gegara Diklakson di Bintaro
Advertisement . Scroll to see content

Bunyi Klakson Mobil di Kota Ini Picu Kontroversi, Berujung Debat Hukum

Senin, 30 Maret 2026 - 20:29:00 WIB
Bunyi Klakson Mobil di Kota Ini Picu Kontroversi, Berujung Debat Hukum
Klakson mobil yang biasanya digunakan untuk memperingatkan pengemudi lalai kini memicu kontroversi di sebuah kota negara bagian Ohio, AS. (Foto: Ilustrasi/AS)
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah kota juga menggunakan peraturan kebisingan yang lebih luas untuk menertibkan situasi tersebut. Langkah ini diambil karena bunyi klakson mulai menjadi suara rutin yang terdengar setiap akhir pekan di area tersebut.

Meski demikian, aspek hukum dari kebijakan ini tidak sepenuhnya sederhana. Sejumlah pakar hukum menilai aturan tersebut berpotensi menimbulkan perdebatan baru terkait kebebasan berekspresi.

Pengacara yang fokus pada isu Amandemen Pertama Konstitusi AS, Brian Bardwell, menilai pemerintah kota bisa menghadapi tantangan hukum apabila aturan diterapkan secara selektif.

Menurutnya, jika penindakan hanya terjadi ketika bunyi klakson berkaitan dengan aksi protes, maka hal itu dapat menimbulkan kecurigaan di pengadilan.

“Jika membunyikan klakson hanya ditindak ketika terkait dengan protes, hal itu dapat dipertanyakan di pengadilan,” kata Bardwell.

Sementara itu, para pengunjuk rasa sempat mencoba memindahkan lokasi aksi mereka dari depan showroom Tesla. Namun upaya tersebut tidak mengubah situasi secara signifikan.

Pemerintah kota tetap menegakkan aturan yang sama karena kebijakan tersebut tidak hanya menargetkan satu ruas jalan, tetapi juga perilaku penggunaan klakson itu sendiri.

Perdebatan ini memperlihatkan bagaimana tindakan sederhana seperti membunyikan klakson dapat berubah menjadi isu hukum yang kompleks. Di satu sisi, warga menginginkan ketenangan lingkungan.

Di sisi lain, para demonstran melihat bunyi klakson sebagai bentuk dukungan dan ekspresi kebebasan berpendapat di ruang publik.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut