BYD Bawa Teknologi Flash Charging ke Indonesia, Isi Baterai Cuma 5 Menit
"Dari sisi ketahanan, Blade Battery generasi kedua mengalami peningkatan ketahanan terhadap degradasi sebesar 2,5 persen dibandingkan generasi sebelumnya," ujar Richard Li.
Head of Aftersales PT BYD Motor Indonesia, Ubaedilah menuturkan untuk mendukung pengisian daya supercepat, BYD mengembangkan Flash Charger dengan daya hingga 1.500 kilowatt (kW) melalui satu konektor. Teknologi tersebut sebagai charger produksi massal dengan daya tertinggi di dunia yang menggunakan satu konektor.
Kemampuan pengisian daya hingga 1.500 kW membutuhkan dukungan infrastruktur yang sesuai, termasuk sistem kelistrikan dan baterai kendaraan yang kompatibel. Untuk mengatasi keterbatasan kapasitas jaringan listrik, BYD mengintegrasikan sistem penyimpanan energi dengan infrastruktur pengisian daya.
"Sistem tersebut memiliki dua fungsi utama, yakni menyimpan energi sebagai cadangan dan menyediakan tambahan daya ketika kendaraan membutuhkan pengisian berdaya tinggi," kata Ubaedilah
Dia menyebutkan dengan pendekatan ini, kebutuhan daya besar saat pengisian tidak sepenuhnya dibebankan secara langsung kepada jaringan listrik. Sistem tersebut dirancang untuk membantu menjaga kestabilan pasokan listrik sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi.