Cegah Tabrak Pejalan Kaki, Mobil Otonom Volvo Benamkan Teknologi LiDAR

Riyandy Aristyo ยท Senin, 11 Mei 2020 - 19:45:00 WIB
Cegah Tabrak Pejalan Kaki, Mobil Otonom Volvo Benamkan Teknologi LiDAR
Luminar menawarkan sensor yang mampu memindai benda dan permukaan ke dalam platform digital Light Detection and Rangin (LiDAR). (Foto: Greencar Congress)

GOTHENBURG, iNews.id - Volvo merupakan salah satu pabrikan yang ambisius mengembangkan teknologi otonom. Perusahaan asal Swedia itu akan meninjau kembali teknologi otonom pada mobil Uber yang banyak memakan korban pejalan kaki.

Dikutip dari Greencar Congress, Senin (11/5/2020), salah satu usaha Volvo dalam memperbaiki teknologi otonom mobil Uber, yakni dengan menggandeng perusahaan teknologi bernama Luminar.

Luminar menawarkan sensor yang mampu memindai benda dan permukaan ke dalam platform digital disebut teknologi Light Detection and Rangin (LiDAR).

LiDAR merupakan sensor yang sangat akurat saat ini karena memancarkan jutaan sinar laser untuk memindai jalan ke dalam bentuk 3D. Karena tak membutuhkan koneksi internet, waktu pengoperasian LiDAR diklaim sangat cepat.

Mobil otonom Volvo berikutnya akan dilengkapi dengan sensor Luminar LiDAR yang terintegrasi pada mobil. Sebagai timbal baliknya, Volvo akan meningkatkan pembagian kepemilikan saham Luminar.

"Penggerak otonom berpotensi menjadi salah satu teknologi yang menyelamatkan jiwa dalam sejarah jika dihadirkan secara bertanggung jawab dan aman. Memberikan visi pada mobil untuk membuatnya aman adalah langkah penting ke arah itu," kata Kepala Teknologi Volvo, Henrik Green.

Volvo akan menyematkan perangkat lunak berupa modular SPA 2 yang dirancang untuk dapat dikembangkan ke berbagai model baru nantinya. Perangkat lunak yang terpasang pun dapat terus diperbarui dari jarak jauh.

Tidak hanya fitur self-driving atau otonom, Volvo dan Luminar juga mengembangkan fitur lainnya untuk memudahkan pengemudi berkendara di jalan raya dengan rasa aman.

"Segera, Volvo Anda akan dapat mengemudi secara mandiri di jalan tol ketika mobil menentukan itu aman dilakukan. Seiring berjalannya waktu, pembaruan perangkat lunak akan memperluas area di mana mobil dapat mengemudi sendiri," ujar Green.

Editor : Dani M Dahwilani