Honda Civic Disuntik Mati di Jepang, Bagaimana Indonesia?

Riyandy Aristyo ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 12:37 WIB
Honda Civic Disuntik Mati di Jepang, Bagaimana Indonesia?

Dibanding di Indonesia, penjualan Honda Civic di Jepang terbilang buruk sehingga akan disuntik mati. (Foto: Honda)

JAKARTA, iNews.id - Memudarnya popularitas dan penjualan Honda Civic di Jepang, mobil ini kabarnya akan disuntik mati. Model sedan juga akan distop produksinya di Indonesia.

Business Innovation and Marketing and Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengatakan, hingga saat ini keputusan untuk tidak memasarkan Honda Civic di Indonesia, masih jauh dari rencana.

"Penjualannya (Honda Civic) di Indonesia lumayan. Jadi sama sekali tidak ada planing untuk menyetop Civic di Indonesia," kata Yusak melalui video konfrensi, beberapa waktu lalu.

Billy menambahkan, sebelum virus corona (Covid-19) meluas di Indonesia, penjualan Honda Civic sangat memuaskan. Di saat normal setiap bulan, sedan ini berhasil terjual sebanyak 200 unit.

"Kalau mobil itu eksis tergantung tempat masing-masing, kalau demand sudah tidak ada, mungkin. Tapi di Indonesia, ini masih cukup bagus, sebelum pandemi sedan mencapai 120-140 unit sebulan, untuk hatchback 100-120. Jadi masih 200-an sebulan," ujarnya.

Diketahui, penjualan Honda Civic di Jepang memang terbilang buruk. Apalagi, terjadi di tempat mobil itu dilahirkan.

Pada tahun fiskal terakhir, Honda Civic hanya terjual sebanyak 1.619 unit, kalah banyak jika dibandingkan dengan rata-rata penjualan Civic di Indonesia.

Tidak hanya mengakhiri penjualan, Jepang juga tidak akan lagi memproduksi Civic. Ditambah dengan pabrik produksi Honda Civic di Inggris dan Turki yang akan ditutup pada 2021.

Kendati demikian, belum ada kepastian apakah Civic generasi ke-10 juga akan dimatikan di seluruh dunia. Honda juga masih memiliki banyak jaringan yang bisa memproduksi Civic. 

Editor : Dani Dahwilani