Indonesia Pernah Punya Mobil Buatan Sendiri, Kemana Nasibnya Sekarang?
GEA menggunakan mesin Rusnas berkapasitas 640 cc yang dikembangkan oleh BPPT RI dan beberapa komponen mobil diproduksi oleh perusahaan lokal di Jawa Timur. Mesin dan transmisi GEA diimpor dari China karena belum ada pemasok lokal yang mampu memproduksinya.
Prototipe mobil GEA berhasil dikembangkan hingga mencapai generasi ke-8 dan akhirnya dipasarkan sebagai city car dengan harga Rp45 juta-Rp50 jutaan. Namun, produksi GEA dihentikan setelah kebijakan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang meminta PT INKA fokus pada produksi kereta api. Sejak itu, GEA hanya menjadi cerita pendek dalam program mobil nasional.
5. Beta97

Merek mobil buatan Indonesia selanjutnya adalah Beta 97 yang digarap PT Bakrie Motor. Sayang, proyek mobil Beta 97 harus dihentikan karena krisis moneter Indonesia.
Selama sembilan bulan, Beta 97 telah melalui berbagai tes seperti bodi, sistem elektronika, tes supensi, dan sebagainya.
Editor: Dani M Dahwilani