Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siap Luncurkan Mobil Listrik e-Vitara, Ini Target Suzuki di 2026
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Catat Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meroket 10 Kali Lipat

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:20:00 WIB
Pemerintah Catat Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meroket 10 Kali Lipat
Perpres Nomor 79 Tahun 2023 menjadi stimulus mendongkrak penjualan mobil listrik 10 kali lipat pada 2022 hingga 2025. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Kombinasi antara pertumbuhan pasar, kecocokan produk dengan kebutuhan konsumen, dan peningkatan manufaktur lokal membentuk siklus pertumbuhan berkelanjutan. Semakin banyak model tersedia, harga semakin terjangkau, dan minat masyarakat terus meningkat.

Pemerintah menilai Perpres 79/2023 menjadi fondasi penting dalam mendorong transisi energi di sektor transportasi. Tren pertumbuhan yang konsisten, Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengembangan dan produksi kendaraan listrik di Asia Tenggara.

Produksi Dalam Negeri

Berdasarkan perbandingan struktur insentif BEV dan volume penjualan peserta program hingga Desember 2025, kontribusi kendaraan listrik rakitan lokal terus meningkat signifikan. Pada 2025, penjualan BEV didominasi kendaraan impor utuh atau completely built up (CBU) dengan porsi sekitar 74 persen, sementara completely knocked down (CKD) baru menyumbang sekitar 25 persen.

Sejumlah merek yang telah mengikuti program CKD pada 2025 antara lain Hyundai, Wuling, Chery, Neta, MG, dan Polytron. Sementara segmen CBU diisi oleh merek seperti BYD, Geely, VinFast, Volkswagen, XPeng, Citroën, GWM, dan Maxus.

Memasuki 2026, peta pasar berubah drastis. Hampir seluruh merek utama telah beralih ke skema CKD atau berkomitmen mengikuti program perakitan lokal. Alhasil, kendaraan listrik CKD diproyeksikan menguasai hingga 99 persen total pasar BEV nasional.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut