Saingi Tesla, Hyundai Amankan Pasokan Baterai Mobil Listrik

Riyandy Aristyo ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 18:15 WIB
Saingi Tesla, Hyundai Amankan Pasokan Baterai Mobil Listrik

Hyundai memulai pergerakan dengan menggandeng para produsen pembuat baterai mobil listrik, yakni Samsung, LG dan SK Group. (Foto: Hyundai)

MICHIGAN, iNews.id - Pasar mobil ramah lingkungan masa depan bakal semakin menarik. Bahkan, dua pabrikan seperti Hyundai dan Tesla cukup mendominasi pasar tersebut pada akhir-akhir ini.

Lantas, bagaimana strategi kedua persusahaan dalam meraih konsumen di masa depan? Dilansir dari Reuters, Rabu (29/7/2020), Hyundai berencana menghadirkan dua jalur produksi khusus kendaraan listrik, satu lini di tahun depan dan satu lagi pada 2024.

Bos Hyundai, Euisun Chung memulai pergerakan dengan menggandeng para produsen pembuat baterai mobil listrik, yakni Samsung, LG dan SK Group. Hyundai sepertinya ingin mengamankan pasokan baterai yang menjadi bagian termahal dalam satu unit mobil listrik.

Hyundai bekerja sama dengan pemasok baterai Korea untuk meningkatkan produksi mobil listriknya secara efisien. Keseriusan Hyundai dilansir dari rencana penjualan 1 juta mobil listrik dalam setahun dengan target 10 persen pangsa pasar global pada 2025.

Diketahui, Hyundai Motor Group menjual mobil listrik sebanyak 86.434 unit tahun lalu dan berada di atas penjualan VW 73.278 unit. Sayang, angka tersebu tak mampu melampaui Tesla yang menjual sekitar 367.500 unit mobil listrik.

"Kami yakin Hyundai tidak akan pernah ketinggalan," ujar Chung, menanggapi itu.

Selain mobil listrik, Hyundai juga merambah pasar mobil berbahan bakar hidrogen. Saat ini, hanya sedikit pabrikan yang bermain di segmen mobil hidrogen, seperti Hyundai, Toyota dan Nikola.

Toyota memiliki produk Mirai, sedangkan Hyundai mengusung Tucson Fuel Cell dan NEXO. Penjualan mobil berbahan bakar hidrogen tersebut berada di angka 7.707 unit secara global tahun lalu. Namun, masih jauh ketimbang mobil listrik sebanyak 1,68 juta unit.

Di sisi lain, Tesla unggul di Korea Selatan, mengalahkan Hyundai sebagai pabrikan lokal di sana. "Hyundai tidak mengharapkan Tesla mendominasi pasar EV begitu cepat," kata seorang sumber.

Demi mempromosikan mobil hidrogen, Hyundai sampai menggandeng boyband asal Korea Selatan, BTS sebagai duta produk. Rencananya, Hyundai akan memperkenalkan dua mobil hidrogen dan 23 mobil bertenaga baterai.

Wakil presiden startup Lucid yang sebelumnya bekerja di Tesla dan Ford, Peter Hasenkamp mengatakan, pabrikan yang terbiasa memproduksi mobil konvensional sulit untuk bertransisi ke era mobil listrik.

"Anda punya beberapa generasi di perusahaan mobil besar untuk belajar melakukan hal itu dengan baik. Namun, jauh lebih sulit daripada yang mereka kira (mobil konvensional ke mobil listrik," kata Hasenkamp.

Editor : Dani Dahwilani