Sejarah Ferarri, Bermula dari Komponen Mobil Bekas Alfa Romeo Kini Jadi Lambang Kekayaan
Meski begitu, kecerdasan Enzo membuahkan hasil. Dia merakit The Tipo 815 (V8 1500cc), yang digarap bersama dengan Alberto Massimino. Mobil ini dikenal sebagai mobil pertama Ferrari.
The Tipo 815 (V8 1500cc) sempat digunakan Alberto Ascari dan Marchese Lotario Rangoni Machiavelli dalam ajang balapan Mille Miglia 1940 di Modena, Italia. Sayang, Perang Dunia II berkecamuk, memaksa 815 mobil balap terpaksa menganggur.
Demi bertahan hidup, Enzo sempat memproduksi komponen-komponen suku cadang mobil balap, dan memindahkan markasnya ke Maranello, Italia, pada 1943. Namun pada 1944, tempat tersebut kejatuhan bom Perang Dunia II.

Mereka kembali bangkit. Perjalanan Ferrari membuat mobil terus berkembang selama bertahun-tahun, terlebih dari segi tampilan. Produk yang dibuat juga identik dengan simbol kekuasaan, kekayaan, dan kecepatan.
Hingga saat ini, sudah ada banyak model yang dirakit Ferrari. Tak hanya khusus untuk balap, tetapi juga untuk umum. Di Indonesia, beberapa model Ferrari sudah bisa didapatkan dengan mudah.
Misalnya, Ferrari F8 Spider telah resmi mengaspal di Indonesia pada April lalu. Generasi terbaru mobil sport drop-top tersebut dilengkapi dengan mesin V8 tengah belakang (mid-rear-engine).

F8 Spider merupakan generasi terbaru dari jajaran eksklusif dan mewah mobil atap terbuka (open-top) berbasis mesin V8, yang diawali oleh 308 GTS pada tahun 1977. Model ini tidak seekstrem 488 Pista Spider, namun tampilannya terkesan lebih sporty.
Berdasarkan spefisikasinya, F8 Spider menggantikan 488 Spider dengan melakukan peningkatan pada semua aspek. Pada bagian mesin, F8 Spider mendapatkan tambahan tenaga 50 cv dengan bobot kendaraan 20 kg lebih ringan dari pendahulunya, namun lebih berat 20 kg dari model 488 Pista Spider.
Mesin berkapasitas 3.902 cc ini mampu menghasilkan tenaga 720 cv pada 8.000 rpm serta memiliki output daya yang impresif sebesar 185 cv/ l. Torsi maksimum yang dihasilkan juga lebih tinggi dari semua percepatan mesin, yaitu sebesar 770 Nm pada 3.250 rpm.
Di samping lain, para kolektor membuat mobil-mobil klasik langka Ferrari melambung harganya. Ferrari 250 GTO Berlinetta 1962-1964 menjadi yang termahal dijual seharga Rp577 miliar.

Editor: Dani M Dahwilani