Toyota Ingatkan Jutaan Orang Bisa Kehilangan Pekerjaan akibat Pergeseran Terlalu Cepat Kendaraan Listrik  

Dani M Dahwilani · Rabu, 22 September 2021 - 06:27:00 WIB
Toyota Ingatkan Jutaan Orang Bisa Kehilangan Pekerjaan akibat Pergeseran Terlalu Cepat Kendaraan Listrik  
Toyota memperingatkan jutaan orang di industri otomotif berisiko kehilangan pekerjaan jika pemerintah Jepang keukeuh mengejar netralitas karbon. (Foto: Carscoops)

TOKYO, iNews.id - Chief Executive Officer (CEO) Toyota Akio Toyoda memperingatkan jutaan orang di industri otomotif berisiko kehilangan pekerjaan jika pemerintah Jepang keukeuh mengejar ambisi netralitas karbon. Sebagai ketua asosiasi pembuat mobil Jepang, Toyoda menjelaskan perubahan radikal ke kendaraan listrik dapat melumpuhkan industri manufaktur. 

Jepang mendorong menjadi negara netral karbon pada 2050. “Jepang adalah negara yang bergantung pada ekspor,  Jadi, netralitas karbon sama saja dengan masalah ketenagakerjaan di Jepang. Beberapa politisi mengatakan bahwa kita perlu mengubah semua mobil menjadi EV atau industri manufaktur sudah ketinggalan zaman, tetapi menurut saya tidak demikian," ujar Toyoda dilansir dari Carcsoops, Rabu (22/9/2021).   

"Untuk melindungi pekerjaan dan kehidupan orang Jepang, saya pikir perlu untuk membawa masa depan kita sejalan dengan upaya kita sejauh ini,” katanya. 

Toyoda mencatat Jepang memproduksi sekitar 10 juta kendaraan per tahun, atau sekitar 50 persen di antaranya diekspor. Negara itu dapat memproduksi 8 juta kendaraan setiap tahun dengan mesin pembakaran, termasuk hybrid dan PHEV. 

“Ini berarti produksi lebih dari 8 juta unit akan hilang, dan industri otomotif dapat mengambil risiko kehilangan sebagian besar 5,5 juta pekerjaan,” ujar Toyoda.   

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: