Transfer Teknologi, Foton Serahkan Mobil Listrik untuk Dipelajari Mahasiswa Indonesia
“Hal ini menjadi nilai plus, sama seperti pelamar kerja yang menguasai bahasa Mandarin saat ini. Mahasiswa di daerah yang sudah memiliki knowledge dan pengalaman praktis dengan mobil listrik pasti akan memiliki keunggulan kompetitif,” katanya.
Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD Yakobus Donnisius Migo (Romo Donnie) menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan kesempatan untuk mempelajari perkembangan teknologi otomotif secara langsung, bukan hanya melalui teori di ruang kelas.
“Mereka bisa belajar apa yang saat ini sedang berkembang di dunia. Teknologi mobil listrik yang berkembang cukup masif ini harus dipelajari secara langsung,” ujarnya.
Dia menegaskan Foton E-View tidak hanya akan digunakan sebagai kendaraan operasional kampus. Mobil listrik tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk mempelajari sistem dan teknologi kendaraan listrik.
Kendaraan itu turut menunjang mobilitas, pelayanan, serta berbagai kegiatan Politeknik Cristo Re, termasuk pelaksanaan tugas dan pengabdian kampus kepada civitas akademika maupun masyarakat.