Honda CBR1000RR Terlibat 2 Kasus Kecelakaan, Pengamat: Penting Berkendara Defensif

Riyandy Aristyo ยท Jumat, 20 November 2020 - 12:35 WIB
Honda CBR1000RR Terlibat 2 Kasus Kecelakaan, Pengamat: Penting Berkendara Defensif

Defensive driving mengedepankan sisi proaktif dan antisipasi, sehingga potensi bahaya dapat dicegah serta dapat meminimalkan potensi kecelakaan. (Foto: Dok/Honda)

JAKARTA, iNews.id - Dalam satu hari terjadi dua kecelakaan yang melibatkan pengendara motor Honda CBR1000RR SP dengan pengemudi mobil. Setelah viral diseruduk pengemudi Daihatsu Ayla, beredar video lain motor sport Honda tersebut bertabrakan dengan Toyota Calya.

Lantas, bagaimana menghindari kecelakaan di jalan raya, yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain?

Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SCDC) Sony Susmana menyarankan kepada seluruh pengguna kendaraaan agar berkendara secara defensif. "Secara prinsip, defensif driving bertujuan meminimalisir risiko bahaya di jalan raya," katanya, dalam konfrensi video beberapa waktu lalu.

Menurut Sony, defensif driving sama halnya dengan safety driving. Bedanya, safety riding memerlukan kemampuan berkendara yang baik dan benar.

Kebanyakan kecelakaan di jalan raya diakibatkan gaya mengemudi agresif (aggressive driving). Gaya mengemudi seperti ini sering terjadi pada pengemudi usia-usia muda.

"Mengemudi yang agresif biasanya didominasi green driver, yang pada umumnya adalah pengemudi berusia muda dengan jam terbang sedikit. Emosinya tidak stabil dan sering show off," ujarnya.

Editor : Dani Dahwilani

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua