Malas Nyalakan Motor Matik Pakai Engkol, Ini Kerusakan yang Akan Terjadi

Riyandy Aristyo ยท Rabu, 11 Maret 2020 - 06:59 WIB
Malas Nyalakan Motor Matik Pakai Engkol, Ini Kerusakan yang Akan Terjadi

Gunakan kick starter minimal seminggu sekali, terutama saat pagi hari sebelum memulai aktivitas. (Foto: Honda Global)

JAKARTA, iNews.id - Kebanyakan pemilik sepeda motor jenis matik selalu menyalakan motor dengan electric starter. Padahal, cara demikian bisa membuat aki (accu) atau betarai motor cepat habis.

Biasakan menghidupkan motor matik diengkol (kick starter). Ini bisa membuat umur aki lebih awet.

"Kalau kita lebih sering pakai engkol justru lebih baik ke baterai. Karena tidak banyak mengeluarkan listrik pada start awal," ujar Kepala Mekanik Bengkel Motor Takutik, Pardiman saat ditemui iNews.id, baru-baru ini.

Menurut Pardiman, jika kick starter jarang digunakan bisa menyebabkan macet dan per stopper penghubung gir selah dan gir primer cepat berkarat. Bahkan, jika kondisinya parah bisa merembet pada kerusakan CVT.

"Motor matik bagian pegas dengan gigi engkol itu tidak terkena pelumas layaknya motor sport dan bebek underbone. Maka itu, harus sering-sering digunakan secara manual agar komponennya awet," katanya.

Pardiman menyarankan gunakan kick starter minimal seminggu sekali, terutama saat pagi hari sebelum memulai aktivitas. Di samping engkol menjadi enteng, juga menghemat listrik.

"Motor zaman sekarang kan sudah injeksi. Jika aki soak, pasti motor tidak bisa hidup karena butuh listrik untuk pompa bensin. Kalau aki habis, walau diengkol terus-terusan, motor tidak bakal menyala," ujarnya.

Jika kick starter sering digunakan, keawetannya kemungkinan bisa mencapai tahunan. "Kalau sesekali dipakai biasanya sampai 5 tahun juga aman. Kalau tidak pernah dipakai, engkol jadi keras dan susah, sehingga harus diperbaiki," kata Pardiman.

Editor : Dani Dahwilani