Viral Pesepeda Ditegur Polisi Tak Mau Masuk Jalur Khusus, Malah Ngeloyor
JAKARTA, iNews.id - Sejumlah pesepeda di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, mendapatkan teguran dari polisi. Namun, rombongan pesepeda tersebut tetap nekat melaju di luar jalur khusus yang telah disediakan.
Ini terlihat dalam postingan akun Instagram @tmcpoldametro. Dalam unggahan video tersebut, tampak pesepeda menggunakan jalan raya baris kedua yang dapat membahayakan keselamatan diri dan pengguna jalan lain. Terlebih, kondisi jalanan saat itu sudah cukup ramai.
Alhasil, pesepeda tersebut mendapat teguran dalam patroli polisi yang dipimpin Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman. “Sepeda, masuk jalur sepeda! Masuk jalur sepeda,” kata seorang petugas yang menegur dengan keras pesepeda yang ngeyel tersebut.
Sementara di video lainnya, terlihat tiga orang yang terdiri atas dua pria dan satu wanita menggunakan pakaian berwarna merah juga mendapatkan teguran karena tak menggunakan jalan raya saat bersepeda.
“Mas masuk jalur sepeda, bahaya udah jam segini. Woy! Masuk jalur sepeda,” ucap seorang petugas yang menegur melalui mobil patroli Satlantas. Bukannya mengikuti teguran, mereka beralih ke jalur lain demi menghindari pihak kepolisian.
Jalur sepeda sudah disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pesepeda. Bahkan, aturan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2019 tentang Penyediaan Lajur Sepeda.
Namun, masih banyak pesepeda yang masih menggunakan jalan raya untuk melakukan aktivitas mereka. Padahal, pihak kepolisian juga sudah memberikan batas toleransi bagi mereka untuk menggunakan jalan raya hanya sampai pukul 06.00 pagi.

“Bagi masyarakat pengguna sepeda diimbau untuk tidak keluar dari jalur yang sudah disediakan, guna menghindari kecelakaan. Demi keselamatan kita bersama,” tulis @tmcpoldametro dalam keterangan unggahannya di Instagram.
Polantas juga dengan tegas menindak pesepeda yang ngeyel dengan menegur salah satu pesepeda yang masih lewat jalan raya Sudirman-Thamrin melewati batas waktu toleransi dengan cara yang sangat persuasif pada unggahan video lainnya.
“Mohon maaf ya Pak, mulai hari ini untuk sepeda lewat jalur lambat ya Pak. Jangan tersinggung ya Pak. Takutnya besok Bapak lupa,” kata seorang petugas yang menegur pesepeda tersebut.

Hal ini juga menimbulkan pro kontra di masyarakat. Di satu sisi, memang banyak oknum pesepeda yang tak menggunakan jalur semestinya. Namun di sisi lain, jalur sepeda juga kerap digunakan para pemotor, apalagi diperparah jika kondisi lalu lintas macet.
Editor: Ismet Humaedi