Cuci Motor, Usaha Menguntungkan di Tengah Pandemi Covid-19

Riyandy Aristyo ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 15:01 WIB
Cuci Motor, Usaha Menguntungkan di Tengah Pandemi Covid-19

Makmur berbisnis cuci motor (foto: iNews.id/Riyandy)

JAKARTA, iNews.id - Banyak karyawan kantoran yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di tengah pandemi Covid-19. Demi menyambung hidup, sebagian dari mereka memutuskan untuk membuka usaha.

Mantan karyawan sebuah dealer mobil di Jakarta Selatan, Makmur mengatakan, dirinya mencoba peruntungan di usaha cuci motor. Dia mengaku, tak butuh modal banyak untuk memulai usahanya tersebut.

"Saya buka usaha ini sejak sebulan lalu dengan modal awal Rp3.000.000 dan sekarang sudah balik modal. Untungnya cukup besar," katanya saat disambangi iNews.id, Sabtu (27/6/2020) di Depok.

Makmur menjelaskan secara detail modal Rp3.000.000 tersebut bisa dibelikan apa saja untuk memulai usaha pencucian motor. Angka tersebut hanya untuk alat-alat, belum termasuk sewa tempat.

"Jadi Rp3.000.000 sudah dapat kompresor bensin seharga Rp1.600.000, drum air 60 liter Rp150.000, selang dan nozzle Rp200.000, peralatan cuci motor (lap chamois, ember, kuas, sikat) masing-masing dua Rp500.000, shampo motor 5 liter Rp50.000, banner dan spanduk Rp300.000," ujarnya

Lantaran makmur memiliki lahan yang cukup luas di rumahnya, dia tidak mengeluarkan biaya untuk sewa lahan. Jika ingin menyewa lahan berukuran 50 x 50 meter, ditambah listrik, biasanya keluar modal lagi sebesar Rp1,5 jutaan.

"Untungnya saya punya lahan sendiri jadi tak perlu keluar biaya sewa lahan. Paling hanya tambah uang listrik saja karena saya pakai mesin pompa air. Kalau mau sewa lahan, biasanya keluar biaya lagi sekitar Rp1,5 juta," katanya.

Menurut Makmur, musim hujan menjadi peluang bagus bagi pebisnis cuci motor. Kemudian, jika jam buka layanan lebih lama terutama saat akhir pekan, banyak pemilik motor yang datang.

"Musim hujan biasanya ditunggu-tunggu pengusaha jasa cuci motor, minimal 20 motor bisa masuk dalam sehari. Kalau bukanya juga sampai malam kemungkinan ramai, karena orang sudah pulang kerja," ujar makmur.

Dari 20 motor tersebut, Makmur bisa mengantongi keuntungan kotor hingga Rp300.000. Pasalnya, satu unit motor yang dia cuci harganya bervariasi antara Rp10.000 hingga Rp15.000.

Editor : Dini Listiyani