Intip Bodi Bus Hyperion HD dari Karoseri Cipta Karya Medan, Pesaing Bodi Legacy SR2 dari Laksana
Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan daerah asal mereka, Medan, Sumatera Barat, yang medannya cukup ekstrem. Keunggulan tersebut juga dipertahankan pada produk terbaru mereka, Hyperion HD.
Secara eksterior, Hyperion HD memiliki tampilan seperti perpaduan dari beberapa jenis bus di Eropa. Jika dilihat dari samping, ini seperti bus Setra yang sangat populer pada era 1990-an, hanya saja bentuk selendangnya terlihat lebih ramping.
Sedangkan tampak depannya, Hyperion HD menggunakan konsep double glass lengkap dengan sekat pemisah atau biasa disebut bando. Sementara lampu depannya mengadopsi desain yang dipopulerkan oleh bodi Evolander SHD generasi awal.

Untuk bodi belakang, menggunakan desain floating roof dengan pilar Z yang dicat hitam mengkilap sehingga menyerupai kaca jendela. Lalu untuk lampu belakang, sama seperti yang digunakan pada bodi Max HDD pada generasi pertama.
Apabila diperhatikan secara kesleuruhan, desain bodi bus terbaru milik karoseri Cipta Karya Medan mirip dengan Legacy SR2 hasil rancangan Laksana. Bahkan, generasi kedua Hyperion HD memiliki facia yang menyerupai bodi SR3 milik karoseri asal Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.
Jelas, ini menjadi saingan berat bagi Laksana karena Cipta Karya Medan juga dikenal dengan bodinya yang kokoh. Sehingga tak sulit bagi PO bus yang ada di Indonesia untuk menyerahkan armada baru mereka kepada karoseri asal Medan tersebut.

Editor: Ismet Humaedi