Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal
Advertisement . Scroll to see content

PO Bus Bertahan hingga Generasi Ketiga, Ada yang Dirintis sejak Zaman Penjajahan Belanda

Jumat, 26 Mei 2023 - 09:55:00 WIB
PO Bus Bertahan hingga Generasi Ketiga, Ada yang Dirintis sejak Zaman Penjajahan Belanda
Di tengah banyaknya PO bus yang bangkrut, ada beberapa PO bus yang mampu bertahan hingga generasi ketiga. (Foto: Instagram/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

PO NPM didirikan sejak zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada 1937 oleh Bahauddin Sutan Barbangsi Nan Kuniang. Saat in,i PO bus yang bermarkas di Kota Padang Panjang, Sumbar tersebut dikelola generasi ketiga yakni Angga Vircansa Chairul. Dia memilih meneruskan usaha keluarga setelah ayahnya meninggal.

Menurut Angga, pada zaman dulu tidak ada kendaraan, melainkan dokar sebagai sarana transportasi. Hingga akhirnya sang kakek menghadirkan bus sebagai angkutan modern.

Setelah kakeknya meninggal dunia pada 1970-an, ayahnya diminta keluarga untuk meneruskan usaha tersebut. Saat itu, Ayah Angga yang merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara, baru lulus dari SMA  dan mau kuliah. Namun, pihak keluarga meminta Ayah Anggalangsung meneruskan usaha keluarga tersebut.

Kemudian, sang Ayah meninggal dunia pada 2006 lalu saat perjalanan dari Jakarta menuju Australia. Kala itu, Angga masih kuliah di Australia dan selesai di 2007. Sempat bekerja di bank, Angga akhirnya kembali ke Padang Panjang meneruskan PO NPM.

2. PO Transport Express

PO kedua yang bertahan hingga generasi ketiga yaitu PO Transport Express. PO yang satu ini merupakan salah satu transportasi andalan bagi masyarakat Minang yang ingin merantau ke Jakarta. Bahkan, PO yang berpusat di Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat ini, bisa dibilang PO yang cukup legendaris.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut