Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara
Advertisement . Scroll to see content

5.000 Warga China Masih Bertahan di Bali Setelah Penerbangan Ditutup

Rabu, 05 Februari 2020 - 11:30:00 WIB
5.000 Warga China Masih Bertahan di Bali Setelah Penerbangan Ditutup
Konsul Jenderal China di Denpasar Mr Gou Haodong menyampaikan masih ada 5.000 warga China di Bali setelah adanya kebijakan penutupan penerbangan. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id – Penerbangan ke China resmi ditutup mulai hari ini. Konsulat Jenderal (Konjen) China di Denpasar, Bali menyatakan masih ada 5.000 warga negaranya yang berada di Bali.

"Menurut data dari Imigrasi saat ini diperkirakan ada 5.000-an turis Tiongkok di Bali dan akan menurun terus,” kata Konsul Jenderal China Mr. Gou Haodong melalui penerjemahnya di Kantor Konjen China di Denpasar, Selasa (4/2/2020).

Dia melanjutkan, dalam keadaan normal, kunjungan turis China ke Bali mencapai 6.000 orang. Namun sejak merebaknya virus korona, menjadi hanya 1.000 orang saja.

“Saya percaya dengan adanya pembatalan ke arah Tiongkok angka ini akan terus turun," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, keputusan pemerintah Indonesia menutup penerbangan dari dan ke China sudah pasti akan berdampak pada jumlah kunjungan warga China ke Bali. Namun dia percaya, pengaruh ini hanya sementara saja.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut