Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menurun, BMKG Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca
Advertisement . Scroll to see content

Fase Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Kembali ke Fase Strombolian

Selasa, 08 September 2026 - 15:43:00 WIB
Fase Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Kembali ke Fase Strombolian
Kepala Badan Geologi, Lana Saria saat menjelaskan tentang perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Selasa (8/9/2026). (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengatakan, kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini berbeda dengan situasi menjelang peristiwa tsunami pada Desember 2018.

Berdasarkan analisis data deformasi, tidak ditemukan adanya pergeseran dinding kawah yang berpotensi memicu longsoran. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa potensi tsunami akibat longsoran tubuh gunung tidak menunjukkan ancaman seperti pada 2018.

Dia mengungkapkan, pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga tidak mencatat adanya anomali muka air laut di sepanjang Selat Sunda. 

"Berdasarkan data BMKG di periode 4-6 September tidak ada anomali terhadap muka laut yang menandakan, tidak adanya potensi tsunami," ucapnya.

Membaiknya kondisi atmosfer di sekitar Gunung Anak Krakatau turut memberikan dampak terhadap aktivitas penerbangan. Seluruh NOTAM keselamatan penerbangan saat ini berada dalam status hijau dan biru.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut