Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Ternyata Gabung Grup Pembuat Bahan Peledak
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap, Diduga Rakit Bahan Peledak dan Senjata Api

Jumat, 18 September 2026 - 17:29:00 WIB
Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap, Diduga Rakit Bahan Peledak dan Senjata Api
Mahasiswa Bandung Barat berinisial MSA diamankan polisi karena diduga merakit bahan peledak dan senjata api serta membagikan tutorialnya di grup WhatsApp. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

“Video tersebut kemudian diunggah dan dikirim ke grup WhatsApp. Motifnya adalah agar tersangka diakui dan dianggap sebagai ahli dalam pembuatan bahan peledak oleh komunitas tersebut,” ujarnya.

Dalam penyidikan sementara, polisi menemukan adanya puluhan kali uji coba ledakan yang diduga dilakukan MSA. Polisi menyebut sekitar 40 kali uji coba melibatkan bahan peledak berdaya ledak rendah, sedangkan sekitar enam kali menggunakan bahan peledak berdaya ledak tinggi.

Polda Jabar menyatakan penyidikan sementara belum menemukan keterlibatan MSA dengan organisasi atau kelompok tertentu. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya sasaran peledakan maupun penembakan.

“Berdasarkan penyidikan sementara, tersangka MSA tidak terafiliasi dengan organisasi atau grup tertentu, melainkan baru menjadi partisan di grup WA tersebut. Untuk sasaran peledakan maupun penembakan sejauh ini belum ada dan masih terus dalam pendalaman penyidik,” tegasnya.

Dalam penggeledahan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit mortir atau proyektil peluru tank, puluhan amunisi, casing granat, tiga laras senjata api, serta perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan bahan peledak dan senjata. Polisi juga menemukan sebuah crossbow beserta sejumlah anak panah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut