Banyaknya Demonstrasi di Berbagai Kota, Pengamat: Presiden Bisa Hentikan dengan Perppu KPK
SEMARANG, iNews.id – Analis politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Jawa Tengah (Jateng), Teguh Yuwono mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menghentikan gerakan massa di sejumlah daerah yang belakangan marak terjadi. Salah satunya dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK kemudian menghentikan pembahasan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dipermasalahkan.
"Bisa dengan berbagai cara, misalnya mengeluarkan Perppu tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, lalu menghentikan pembahasan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) yang dipermasalahkan," katanya di Semarang, Sabtu (28/9/2019).
Dia menilai, korban akan terus bertambah jika gerakan massa ini tidak segera diakhiri. Tidak menutup kemungkinan ekonomi bisa hancur karena kekhawatiran dari masyarakat global.
“Rupiah bisa makin terpuruk jika demo tidak segera berhenti karena menimbulkan keresahan pihak luar negeri,” kata alumnus Flinders University Australia ini.
Teguh mengatakan mahasiswa saat ini rasional dan tegas. Terget mereka negara yang lebih baik dan maju.