Pengeroyokan Berujung Maut di Jepara, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
“Mendengar berita tersebut korban SA pulang kerumah mengambil sajam jenis pisau, kemudian ketiga korban mengecek ke Bendanpete mengendarai satu sepeda motor sambil membawa beberapa botol kaca kosong untuk berjaga-jaga," katanya.
Sesampainya di Desa Bendanpete ternyata benar sejumlah pemuda Desa Ngetuk sudah berkumpul. Kemudian ketiga korban turun dari motor dan dihampiri pemuda Desa Ngetuk yang membawa senjata tajam dan senapan angin.
"Di situ terjadi cekcok dan akhirnya terjadi perkelahian. Saat itu korban SA mengeluarkan senjata tajam yang sudah dipersiapkan dan melakukan penyerangan kepada beberapa pemuda Desa Ngetuk yang salah satunya yaitu tersangka IS yang juga membawa senjata tajam jenis parang," kata Kapolres.
Karena terdesak, akhirnya korban SA dan FD melarikan diri ke arah Desa Muryolobo. Saat melarikan diri korban SA terkena tembakan senapan angin dibagian telapak tangan kiri.
Sedangkan korban FD terkena tembakan senapan angin pada betis kanan dan luka bacok pada punggung yang diduga dilakukan oleh salah satu tersangka lainnya.