Plafon SD Negeri 2 Cepoko Sragen Ambrol, Sempat Terdengar Suara Retakan
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan salah seorang guru, Sri Ningsih. Petugas gabungan langsung mendatangi SDN 2 Cepoko untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan lokasi.
Petugas yang datang antara lain anggota Polsek Sumberlawang, Babinsa Desa Cepoko Koramil 17/Sumberlawang, Korwil Pendidikan Sumberlawang, serta perangkat desa. Area bangunan yang rusak diamankan agar tidak dimasuki siswa maupun warga.
Bangunan sekolah itu diketahui terakhir menjalani rehabilitasi pada 2020. Kerusakan plafon dan sejumlah bagian dinding yang retak diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp50 juta.
Dugaan awal menyebut kerusakan berkaitan dengan kondisi struktur bangunan dan pergerakan tanah. Namun, penyebab pasti ambruknya plafon masih menunggu pemeriksaan teknis.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen Sukisno membenarkan kejadian tersebut. Disdikbud langsung mengirimkan tim Bidang SD bersama ahli bangunan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen untuk mengecek kondisi bangunan.