Plafon SD Negeri 2 Cepoko Sragen Ambrol, Sempat Terdengar Suara Retakan
"Kami sudah menerjunkan tim dari Bidang SD Disdikbud bersama tim ahli bangunan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen untuk mengecek langsung kondisi di lapangan dan mengidentifikasi penyebab pasti ambrolnya plafon," ujar Sukisno dikutip dari iNews Sragen, Rabu (7/10/2026).
Pemeriksaan nantinya tidak hanya difokuskan pada plafon yang telah ambruk. Tim juga akan mengecek kelayakan seluruh struktur bangunan, termasuk kondisi rangka kuda-kuda atap.
"Tim akan menyimpulkan apakah ruangan tersebut masih aman atau membahayakan. Jika ada indikasi bagian kuda-kuda di atasnya membahayakan, maka ruangan akan dikosongkan sementara dan tidak boleh dipergunakan," ucapnya.
Disdikbud masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim DPU dan Bidang SD sebelum menentukan langkah perbaikan. Hasil kajian teknis akan menjadi dasar untuk menentukan apakah ruangan dapat kembali digunakan atau harus dikosongkan sementara.
Sukisno juga meminta kepala sekolah dan pengelola fasilitas pendidikan di Sragen rutin memeriksa kondisi bangunan. Pemeliharaan berkala diperlukan agar kerusakan struktur dapat diketahui lebih dini dan tidak membahayakan guru maupun siswa.
Editor: Kurnia Illahi