Tampang Sangar dan Bertato, Napi Ini Tak Kuasa Menahan Tangis saat Disuntik Vaksin
Kemudian dia diminta untuk tenang. Setelah beberapa saat duduk, Misngad tetap dipanggil. Dengan langkah yang gemetar, dia duduk di kursi yang telah disiapkan. Dia sama sekali tidak mau melihat jarum suntik yang disiapkan oleh petugas.
Hanya sesaat saja jarum suntik vaksin mendarat di lengan kiri Misngad. Begitu, petugas menyatakan selesai, Misngad terlihat lega, walaupun rasa gemetar belum hilang.
“Saya nangis karena takut jarum. Sebelum divaksin, jarumnya saya suruh umpetin dulu. Sehingga saya benar-benar tidak melihat jarum yang disuntikkan. Ternyata, hanya sakit sedikit. Saya malah tidak terlalu merasakan jarum yang disuntikkan,” katanya.
Program vaksinasi yang berlangsung di Lapas Purwokerto tersebut diikuti oleh seluruh warga binaan pemasyarakatan. Totalnnya sebanyak 697 penghuni, tetapi ada satu napi yang tengah menjalani isolasi di Baturraden.
“Total warga binaan pemasyarakatan Lapas Purwokerto yang kami daftarkan sebanyak 696 napi. Mereka semuanya harus mengikuti vaksinasi, karena warga binaan sangat rentan,”jelas Kalapas Kelas II Purwokerto Sugito.